Sejarah tumbal hewan
Pengayauan dan Tumbal Hewan di Minahasa — Antara Kepercayaan, Pembangunan, dan Ketakutan
- calendar_month Senin, 7 Sep 2026
- visibility 68
- 0Komentar
Kira-kira tahun 1931, tulisan karya misionaris Katolik Pater Jac. Duray menggambarkan suasana yang berbeda dari gambaran sederhana tentang Minahasa sebagai masyarakat yang telah meninggalkan praktik pengayauan. Dalam artikel berjudul “Koppensnellen in de Minahassa”, yang dimuat dalam Almanak Missiehuis Tilburg jilid 41, Duray justru menceritakan bagaimana kabar tentang koppenzoekers yang artinya “pencari kepala (pengayauan)” menimbulkan ketakutan […]
