Pilihan Pembaca
light_mode
Trending Tags

Malesung | Tanah di Mana Cerita Besar Bermula

  • Benteng Amsterdam di Wenang (Manado) pada akhir abad ke-17 hingga awal abad ke-18. (ilustrasi)

    Sejarah Ares: Dari Kontrak VOC 1679 hingga Tololiu Supit pada 1740

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Di antara negeri-negeri Minahasa dalam arsip Kompeni VOC, negeri Ares (ditulis Aris dalam arsip) paling dekat dengan benteng. Rumah-rumahnya berdiri tepat di belakang loji Kompeni di Manado, begitu dekat sehingga sebuah kebakaran pada 1708 dianggap mengancam benteng Amsterdam sendiri. Arsip menyebut Aris, bersama Bantik dan Klabat bawah, sebagai beneden negorijen, negeri-negeri bawah. Mereka dibedakan dari […]

  • Pencopotan Tololiu Soepit dari jabatan hukum mayor di hadapan para kepala negeri, 14 Oktober 1744.(ilustrasi)

    Tololiu Soepit, Hukum Mayor yang Kehilangan Kekuasaan pada 1744

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Surat kompeni VOC dari Ternate pada September 1745 mencatat syarat orang-orang Manado yang mengungsi ke Bolaang. Mereka tidak akan pulang, “sekalipun Kompeni mengirim komisaris seribu kali”. Satu-satunya jalan, kata mereka, adalah bila bekas hukum mayor Tolelieuw Soepit dan dua hukum lain yang sangat mereka benci datang sendiri menjemput. [1] Lima tahun sebelumnya, para hukum justru […]

  • Rapat di Manado pada Agustus 1697, ketika Soepit, hukum mayor dari Tombariri, menerima hadiah berupa sebilah pedang Belanda dan seuntai koral biru dari utusan Kompeni.(ilustrasi)

    Soepit dari Tombariri: Kuasa, Amarah, dan Warisan Seorang Kepala Negeri Minahasa

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Pada akhir Agustus 1697, utusan Kompeni VOC dari Ternate menulis kalimat ini tentang seorang kepala negeri dari Tombariri. “Hukum mayor kepala Soepit, yang memerintah seluruh negeri seperti raja, dan yang kata-katanya dipegang para tuan Alfur ini seperti sabda dewa.” Karena itu, lanjut mereka “terserah kepadanyalah apakah negeri-negeri itu hendak dijaga dalam damai atau dibuat bergolak.” […]

  • Tollelieuw dan Mackatoppa, berjalan bersama di tengah ketegangan politik Minahasa dan Bolaang Mongondow pada 1695.(ilustrasi)

    Nama-Nama Pemimpin Minahasa dalam Catatan VOC Tahun 1695

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Pada April 1695 seorang pejabat Kompeni VOC berkeliling ke negeri-negeri Minahasa. Ia mencatat nama setiap bobato, yaitu para pemimpin negeri dari hukum sampai marinyo, serta jumlah lelaki bersenjata, perempuan, dan anak di tiap negeri. Daftarnya masih tersimpan di Nationaal Archief, Den Haag, sebagai lampiran surat dari Ternate bertanggal 1 Oktober 1695. [1] Daftar itu memuat […]

  • Ilustrasi artistik seorang juru bahasa di loji Kompeni, Manado, tahun 1719.

    Ketika Juru Bahasa Membantah Residen VOC: Pieter Tobias di Manado 1719

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Pada 25 Juli 1719 di loji VOC Manado, seorang residen Kompeni menyalahkan juru bahasanya dan juru bahasa itu membantah. Residen Jacob van Gijn berkata bahwa juru bahasalah yang menyampaikan kepadanya permintaan para kepala negeri bawah. Pieter Tobias menjawab bahwa ia tidak pernah menerjemahkan permintaan itu.[1] Sebelum 1719, juru bahasa dalam arsip Sulawesi Utara hampir selalu […]

  • Jacob van Gijn meninggalkan Loji Manado pada 1719 setelah masa jabatannya berakhir.(ilustrasi)

    Babi di Negeriku: Pembelaan Residen VOC dalam Skandal Manado 1719

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Pada Juli 1719 dua utusan Kompeni VOC tiba di Manado yaitu Kapten Casper Voges dan onderkoopman (pedagang muda) Frans Reaal. Mereka diutus Gubernur Ternate Jacob Bottendorp dan Dewan Politiknya, dengan wewenang menerima pernyataan resmi di depan saksi.[1] Tugas utama mereka memulangkan orang-orang yang menyingkir dari Tongkimbut dan negeri lain. Perkara itu dibahas dalam rapat besar […]

Artikel Terbaru

» Lihat Semua
Benteng Amsterdam di Wenang (Manado) pada akhir abad ke-17 hingga awal abad ke-18. (ilustrasi)

Sejarah Ares: Dari Kontrak VOC 1679 hingga Tololiu Supit pada 1740

  • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
  • visibility 32
  • 0Komentar

Di antara negeri-negeri Minahasa dalam arsip Kompeni VOC, negeri Ares (ditulis Aris dalam arsip) paling dekat dengan benteng. Rumah-rumahnya berdiri tepat di belakang loji Kompeni di Manado, begitu dekat sehingga sebuah kebakaran pada 1708 dianggap mengancam benteng Amsterdam sendiri. Arsip menyebut Aris, bersama Bantik dan Klabat bawah, sebagai beneden negorijen, negeri-negeri bawah. Mereka dibedakan dari […]

Pencopotan Tololiu Soepit dari jabatan hukum mayor di hadapan para kepala negeri, 14 Oktober 1744.(ilustrasi)

Tololiu Soepit, Hukum Mayor yang Kehilangan Kekuasaan pada 1744

  • calendar_month Jumat, 23 Okt 2026
  • visibility 31
  • 0Komentar

Surat kompeni VOC dari Ternate pada September 1745 mencatat syarat orang-orang Manado yang mengungsi ke Bolaang. Mereka tidak akan pulang, “sekalipun Kompeni mengirim komisaris seribu kali”. Satu-satunya jalan, kata mereka, adalah bila bekas hukum mayor Tolelieuw Soepit dan dua hukum lain yang sangat mereka benci datang sendiri menjemput. [1] Lima tahun sebelumnya, para hukum justru […]

Rapat di Manado pada Agustus 1697, ketika Soepit, hukum mayor dari Tombariri, menerima hadiah berupa sebilah pedang Belanda dan seuntai koral biru dari utusan Kompeni.(ilustrasi)

Soepit dari Tombariri: Kuasa, Amarah, dan Warisan Seorang Kepala Negeri Minahasa

  • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
  • visibility 28
  • 0Komentar

Pada akhir Agustus 1697, utusan Kompeni VOC dari Ternate menulis kalimat ini tentang seorang kepala negeri dari Tombariri. “Hukum mayor kepala Soepit, yang memerintah seluruh negeri seperti raja, dan yang kata-katanya dipegang para tuan Alfur ini seperti sabda dewa.” Karena itu, lanjut mereka “terserah kepadanyalah apakah negeri-negeri itu hendak dijaga dalam damai atau dibuat bergolak.” […]

Tollelieuw dan Mackatoppa, berjalan bersama di tengah ketegangan politik Minahasa dan Bolaang Mongondow pada 1695.(ilustrasi)

Nama-Nama Pemimpin Minahasa dalam Catatan VOC Tahun 1695

  • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
  • visibility 38
  • 0Komentar

Pada April 1695 seorang pejabat Kompeni VOC berkeliling ke negeri-negeri Minahasa. Ia mencatat nama setiap bobato, yaitu para pemimpin negeri dari hukum sampai marinyo, serta jumlah lelaki bersenjata, perempuan, dan anak di tiap negeri. Daftarnya masih tersimpan di Nationaal Archief, Den Haag, sebagai lampiran surat dari Ternate bertanggal 1 Oktober 1695. [1] Daftar itu memuat […]

Ilustrasi artistik seorang juru bahasa di loji Kompeni, Manado, tahun 1719.

Ketika Juru Bahasa Membantah Residen VOC: Pieter Tobias di Manado 1719

  • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
  • visibility 44
  • 0Komentar

Pada 25 Juli 1719 di loji VOC Manado, seorang residen Kompeni menyalahkan juru bahasanya dan juru bahasa itu membantah. Residen Jacob van Gijn berkata bahwa juru bahasalah yang menyampaikan kepadanya permintaan para kepala negeri bawah. Pieter Tobias menjawab bahwa ia tidak pernah menerjemahkan permintaan itu.[1] Sebelum 1719, juru bahasa dalam arsip Sulawesi Utara hampir selalu […]

Jacob van Gijn meninggalkan Loji Manado pada 1719 setelah masa jabatannya berakhir.(ilustrasi)

Babi di Negeriku: Pembelaan Residen VOC dalam Skandal Manado 1719

  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • visibility 111
  • 0Komentar

Pada Juli 1719 dua utusan Kompeni VOC tiba di Manado yaitu Kapten Casper Voges dan onderkoopman (pedagang muda) Frans Reaal. Mereka diutus Gubernur Ternate Jacob Bottendorp dan Dewan Politiknya, dengan wewenang menerima pernyataan resmi di depan saksi.[1] Tugas utama mereka memulangkan orang-orang yang menyingkir dari Tongkimbut dan negeri lain. Perkara itu dibahas dalam rapat besar […]

Ilustrasi pertemuan Soepit, Paat, dan Lonto dengan pejabat VOC di Loji Manado, sekitar 1719, di tengah tarik-menarik kekuasaan antara pemimpin Minahasa dan Kompeni Belanda.

Soepit, Paat dan Lonto: Tiga Penguasa Minahasa di Bawah Bayang-Bayang VOC 1719–1724

  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • visibility 68
  • 0Komentar

Selasa pagi pada 1 Agustus 1719, seorang vaandrager (pembawa panji) bernama Koeago tiba di loji Kompeni di Manado. Ia datang “uijt de Negerij Tomoon” (dari negeri Tomon). Di tangannya dia membawa “de rotting van den hoofhoeckum majoor Paat” (tongkat rotan hukum mayor Paat), yang berarti “tot een teken dat door deselve afgezonden was” (sebagai tanda […]

Sebelum Permesta ‘Letnan Kolonel Warouw di Jawa Timur’

Sebelum Permesta ‘Letnan Kolonel Warouw di Jawa Timur’

  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • visibility 58
  • 0Komentar

Pada akhir 1949, nama Letnan Kolonel J.F. Warouw muncul dalam laporan intelijen, berita kantor pers Aneta, dan korespondensi pejabat Belanda. Dokumen-dokumen tersebut membicarakan kegiatan Brigade XVI di Jawa Timur, ketegangan dengan kesatuan TNI lain, serta sebuah perintah yang dilaporkan ditemukan di Minahasa. Rangkaian sumber itu tersimpan di Nationaal Archief, Den Haag, dalam arsip Algemene Secretarie, […]

Artikel Rekomendasi

Samuel Lumansik (repro foto L.F van Gent)

Samuel Lumansik, Ksatria Minahasa di Korps Marsose KNIL

  • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
  • visibility 93
  • 0Komentar

Dalam arsip militer kolonial Belanda, nama seorang prajurit kadang hanya muncul sebagai satu baris dalam daftar penghargaan, laporan pertempuran, atau susunan sebuah detasemen. Namun, di balik baris-baris pendek itu tersimpan perjalanan hidup yang panjang. Salah satunya adalah Samuel Lumansik, prajurit Minahasa yang berdinas dalam korps Marechaussee atau Marsose Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL). Jejaknya membawa […]

Van driekleur tot rood-wit – B. Bouman (1995)

Van driekleur tot rood-wit – B. Bouman (1995)

  • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
  • visibility 28
  • 0Komentar

Lampiran X dari buku ‘Van driekleur tot rood-wit. Perwira Indonesia dari KNIL 1900-1950’, ditulis oleh B. Bouman. Lampiran mencantumkan nama-nama perwira Indonesia, dengan biografi singkat. Ada para perwira dari Minahasa dalam lampiran. DOWNLOAD – GDRIVE – PDF – 1MB Source: Ministerie van Defensie  

Uit De Minahasa Bahasa Indonesia – J.A.T Schwarz (1908)

Uit De Minahasa Bahasa Indonesia – J.A.T Schwarz (1908)

  • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
  • visibility 51
  • 0Komentar

Berikut terjemahan dari publikasi Ethnographica “Uit De Minahasa”, dengan topik: Deskripsi Watu Pinawetengan Pakaian Adat Minahasa Lama Pembuatan kain Wa’u dan lanut Deskripsi Tongkat Tona’as Minahasa Lama Karena cetakan aslinya tidak begitu bagus, saya pertama-tama menyalinnya secara manual dan memindahkannya ke dalam bahasa Belanda modern. Baru kemudian diterjemahkan dan foto serta gambar dibersihkan dan diperbaiki. […]

Tiga puluh lima perahu orang Bajo memenuhi Teluk Manado pada 1675, ketika laut menjadi rumah dan jalan kehidupan.(ilustrasi)

Ketika 35 Perahu Bajo Berlabuh di Manado 1675

  • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
  • visibility 54
  • 0Komentar

Pada tahun 1675, ada seorang pendeta Belanda berdiri di pantai Manado dan menghitung perahu. Ada tiga puluh lima, semuanya milik orang Bajo. Ia sebenarnya datang untuk urusan lain, tetapi catatan kecilnya itu kini menjadi salah satu keterangan bertarikh paling awal tentang orang laut di teluk ini. Pendeta itu bernama Jacobus Montanus. Tugasnya memeriksa gereja dan […]

Minahasa Tahun 1925: Catatan H.F. Tillema tentang Kesehatan dan Kehidupan Masyarakat

Minahasa Tahun 1925: Catatan H.F. Tillema tentang Kesehatan dan Kehidupan Masyarakat

  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 115
  • 0Komentar

Kira-kira tahun 1925, dokter dan pengamat kesehatan masyarakat H. F. Tillema menerbitkan Zonder Tropen geen Europa!, sebuah karya yang lahir dari perjalanannya mengelilingi berbagai wilayah Indonesia. Dalam daftar perjalanan, Minahasa ditempatkan sebagai bagian dari perjalanannya di Celebes. Tillema tiba di Manado dengan harapan dapat mempelajari persoalan kesehatan dan kehidupan masyarakat secara langsung. Ia mengakui bahwa […]

expand_less