Pilihan Pembaca
light_mode
Trending Tags

Malesung | Tanah di Mana Cerita Besar Bermula

  • Tollelieuw dan Mackatoppa, berjalan bersama di tengah ketegangan politik Minahasa dan Bolaang Mongondow pada 1695.(ilustrasi)

    Nama-Nama Pemimpin Minahasa dalam Catatan VOC Tahun 1695

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Pada April 1695 seorang pejabat Kompeni VOC berkeliling ke negeri-negeri Minahasa. Ia mencatat nama setiap bobato, yaitu para pemimpin negeri dari hukum sampai marinyo, serta jumlah lelaki bersenjata, perempuan, dan anak di tiap negeri. Daftarnya masih tersimpan di Nationaal Archief, Den Haag, sebagai lampiran surat dari Ternate bertanggal 1 Oktober 1695. [1] Daftar itu memuat […]

  • Ilustrasi artistik seorang juru bahasa di loji Kompeni, Manado, tahun 1719.

    Ketika Juru Bahasa Membantah Residen VOC: Pieter Tobias di Manado 1719

    • calendar_month 6 jam yang lalu
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Pada 25 Juli 1719 di loji VOC Manado, seorang residen Kompeni menyalahkan juru bahasanya dan juru bahasa itu membantah. Residen Jacob van Gijn berkata bahwa juru bahasalah yang menyampaikan kepadanya permintaan para kepala negeri bawah. Pieter Tobias menjawab bahwa ia tidak pernah menerjemahkan permintaan itu.[1] Sebelum 1719, juru bahasa dalam arsip Sulawesi Utara hampir selalu […]

  • Jacob van Gijn meninggalkan Loji Manado pada 1719 setelah masa jabatannya berakhir.(ilustrasi)

    Babi di Negeriku: Pembelaan Residen VOC dalam Skandal Manado 1719

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Pada Juli 1719 dua utusan Kompeni VOC tiba di Manado yaitu Kapten Casper Voges dan onderkoopman (pedagang muda) Frans Reaal. Mereka diutus Gubernur Ternate Jacob Bottendorp dan Dewan Politiknya, dengan wewenang menerima pernyataan resmi di depan saksi.[1] Tugas utama mereka memulangkan orang-orang yang menyingkir dari Tongkimbut dan negeri lain. Perkara itu dibahas dalam rapat besar […]

  • Ilustrasi pertemuan Soepit, Paat, dan Lonto dengan pejabat VOC di Loji Manado, sekitar 1719, di tengah tarik-menarik kekuasaan antara pemimpin Minahasa dan Kompeni Belanda.

    Soepit, Paat dan Lonto: Tiga Penguasa Minahasa di Bawah Bayang-Bayang VOC 1719–1724

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Selasa pagi pada 1 Agustus 1719, seorang vaandrager (pembawa panji) bernama Koeago tiba di loji Kompeni di Manado. Ia datang “uijt de Negerij Tomoon” (dari negeri Tomon). Di tangannya dia membawa “de rotting van den hoofhoeckum majoor Paat” (tongkat rotan hukum mayor Paat), yang berarti “tot een teken dat door deselve afgezonden was” (sebagai tanda […]

  • Sebelum Permesta ‘Letnan Kolonel Warouw di Jawa Timur’

    Sebelum Permesta ‘Letnan Kolonel Warouw di Jawa Timur’

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Pada akhir 1949, nama Letnan Kolonel J.F. Warouw muncul dalam laporan intelijen, berita kantor pers Aneta, dan korespondensi pejabat Belanda. Dokumen-dokumen tersebut membicarakan kegiatan Brigade XVI di Jawa Timur, ketegangan dengan kesatuan TNI lain, serta sebuah perintah yang dilaporkan ditemukan di Minahasa. Rangkaian sumber itu tersimpan di Nationaal Archief, Den Haag, dalam arsip Algemene Secretarie, […]

  • Bantahan Stakman atas Laporan Gallois: Surat dari Menado dalam Risalah Parlemen Belanda, 1892–1893

    Bantahan Stakman atas Laporan Gallois: Surat dari Menado dalam Risalah Parlemen Belanda, 1892–1893

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Pada 2 November 1892, M.C.E. Stakman mengirim surat dari Menado kepada Tweede Kamer, majelis rendah parlemen Belanda. Bersama surat itu, ia menyampaikan sebuah bantahan tercetak terhadap laporan W.O. Gallois mengenai keadaan Minahasa. Surat tersebut kemudian dibahas dalam laporan Komisi Petisi pada sidang parlemen tanggal 1 Juni 1893. Risalah sidang memperkenalkan Stakman sebagai residen Menado yang […]

Artikel Terbaru

» Lihat Semua
Tollelieuw dan Mackatoppa, berjalan bersama di tengah ketegangan politik Minahasa dan Bolaang Mongondow pada 1695.(ilustrasi)

Nama-Nama Pemimpin Minahasa dalam Catatan VOC Tahun 1695

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 7
  • 0Komentar

Pada April 1695 seorang pejabat Kompeni VOC berkeliling ke negeri-negeri Minahasa. Ia mencatat nama setiap bobato, yaitu para pemimpin negeri dari hukum sampai marinyo, serta jumlah lelaki bersenjata, perempuan, dan anak di tiap negeri. Daftarnya masih tersimpan di Nationaal Archief, Den Haag, sebagai lampiran surat dari Ternate bertanggal 1 Oktober 1695. [1] Daftar itu memuat […]

Ilustrasi artistik seorang juru bahasa di loji Kompeni, Manado, tahun 1719.

Ketika Juru Bahasa Membantah Residen VOC: Pieter Tobias di Manado 1719

  • calendar_month 6 jam yang lalu
  • visibility 22
  • 0Komentar

Pada 25 Juli 1719 di loji VOC Manado, seorang residen Kompeni menyalahkan juru bahasanya dan juru bahasa itu membantah. Residen Jacob van Gijn berkata bahwa juru bahasalah yang menyampaikan kepadanya permintaan para kepala negeri bawah. Pieter Tobias menjawab bahwa ia tidak pernah menerjemahkan permintaan itu.[1] Sebelum 1719, juru bahasa dalam arsip Sulawesi Utara hampir selalu […]

Jacob van Gijn meninggalkan Loji Manado pada 1719 setelah masa jabatannya berakhir.(ilustrasi)

Babi di Negeriku: Pembelaan Residen VOC dalam Skandal Manado 1719

  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • visibility 98
  • 0Komentar

Pada Juli 1719 dua utusan Kompeni VOC tiba di Manado yaitu Kapten Casper Voges dan onderkoopman (pedagang muda) Frans Reaal. Mereka diutus Gubernur Ternate Jacob Bottendorp dan Dewan Politiknya, dengan wewenang menerima pernyataan resmi di depan saksi.[1] Tugas utama mereka memulangkan orang-orang yang menyingkir dari Tongkimbut dan negeri lain. Perkara itu dibahas dalam rapat besar […]

Ilustrasi pertemuan Soepit, Paat, dan Lonto dengan pejabat VOC di Loji Manado, sekitar 1719, di tengah tarik-menarik kekuasaan antara pemimpin Minahasa dan Kompeni Belanda.

Soepit, Paat dan Lonto: Tiga Penguasa Minahasa di Bawah Bayang-Bayang VOC 1719–1724

  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • visibility 51
  • 0Komentar

Selasa pagi pada 1 Agustus 1719, seorang vaandrager (pembawa panji) bernama Koeago tiba di loji Kompeni di Manado. Ia datang “uijt de Negerij Tomoon” (dari negeri Tomon). Di tangannya dia membawa “de rotting van den hoofhoeckum majoor Paat” (tongkat rotan hukum mayor Paat), yang berarti “tot een teken dat door deselve afgezonden was” (sebagai tanda […]

Sebelum Permesta ‘Letnan Kolonel Warouw di Jawa Timur’

Sebelum Permesta ‘Letnan Kolonel Warouw di Jawa Timur’

  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • visibility 47
  • 0Komentar

Pada akhir 1949, nama Letnan Kolonel J.F. Warouw muncul dalam laporan intelijen, berita kantor pers Aneta, dan korespondensi pejabat Belanda. Dokumen-dokumen tersebut membicarakan kegiatan Brigade XVI di Jawa Timur, ketegangan dengan kesatuan TNI lain, serta sebuah perintah yang dilaporkan ditemukan di Minahasa. Rangkaian sumber itu tersimpan di Nationaal Archief, Den Haag, dalam arsip Algemene Secretarie, […]

Bantahan Stakman atas Laporan Gallois: Surat dari Menado dalam Risalah Parlemen Belanda, 1892–1893

Bantahan Stakman atas Laporan Gallois: Surat dari Menado dalam Risalah Parlemen Belanda, 1892–1893

  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • visibility 36
  • 0Komentar

Pada 2 November 1892, M.C.E. Stakman mengirim surat dari Menado kepada Tweede Kamer, majelis rendah parlemen Belanda. Bersama surat itu, ia menyampaikan sebuah bantahan tercetak terhadap laporan W.O. Gallois mengenai keadaan Minahasa. Surat tersebut kemudian dibahas dalam laporan Komisi Petisi pada sidang parlemen tanggal 1 Juni 1893. Risalah sidang memperkenalkan Stakman sebagai residen Menado yang […]

Pertemuan para kepala negeri Minahasa dengan pejabat VOC di Benteng Amsterdam, Manado, Mei 1683.(ilustrasi)

Manado 1683: Sengketa Budak, Padi Terbakar dan Ambisi VOC

  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • visibility 58
  • 0Komentar

Pada 7 Mei 1683 sebuah kapal Kompeni VOC dari Ternate berlabuh di depan Benteng Amsterdam, Manado. Di dalamnya ada dua orang utusan Gubernur Maluku, Jacob Lobs. Yang pertama Oloffsz. Andries Loffsang (Oloffsz. adalah singkatan dari Oloffszoon, “anak Oloff”), yang menandatangani surat-surat rombongan dan menulis jurnal ini. Yang kedua Anthonij van der Mast, yang akan dilantik […]

Khotbah Ds. Beers di KGPM Manado: Persaudaraan Protestan pada 1936

Khotbah Ds. Beers di KGPM Manado: Persaudaraan Protestan pada 1936

  • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
  • visibility 48
  • 0Komentar

Pada Oktober 1936, surat kabar Keng Hwa Poo memberitakan rencana kunjungan Ds. Beers untuk berkhotbah di gereja Kerapatan Gereja Protestan Minahasa atau KGPM. Kabar itu disambut baik dalam sebuah tulisan yang juga membicarakan hubungan KGPM dengan Gereja Masehi Injili Minahasa atau GMIM. Kesediaan Beers datang ke KGPM dihubungkan dengan harapan agar perbedaan organisasi tidak terus […]

Artikel Rekomendasi

Carel Marinus Visser dan Tragedi di Air Terjun Tonsea Lama

Carel Marinus Visser dan Tragedi di Air Terjun Tonsea Lama

  • calendar_month Selasa, 7 Mei 2024
  • visibility 137
  • 0Komentar

Pada tanggal 21 September 1855, Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Charles Ferdinand Pahud, melakukan kunjungan resmi ke Tondano. Dalam rombongan tersebut turut serta Carel Marinus Visser, bekas Gubernur Maluku yang sedang menghadapi kasus penggelapan keuangan yang rencananya akan disidangkan di Batavia. Setibanya di Tondano, Gubernur Jenderal langsung menuju rumah Controleur (Loji) untuk bertemu dengan pejabat-pejabat setempat. […]

Hikayat Leluhur Suku Tountemboan dan Penyebarannya di Tanah Minahasa

Hikayat Leluhur Suku Tountemboan dan Penyebarannya di Tanah Minahasa

  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 74
  • 0Komentar

Di tanah Minahasa yang subur dan dikelilingi pegunungan, hidup kisah-kisah tua tentang perjalanan para leluhur yang membuka kampung, membagi wilayah, dan menurunkan keturunan yang kemudian menjadi bagian dari masyarakat Tountemboan. Cerita ini diwariskan turun-temurun sebagai pengingat tentang asal-usul, persaudaraan, dan perpindahan besar para pendiri walak di Minahasa. Konon, pada masa ketika manusia masih mencari tempat […]

Mayor A.H Supit, kepala distrik Toulimambot (repro)

Antara Taklukan dan Sekutu: Supit di Titik Balik Sejarah Minahasa

  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
  • visibility 94
  • 0Komentar

Sejarah tidak selalu bergerak melalui dentuman senjata atau benturan fisik. Dalam banyak kasus, ia justru berdenyut pelan melalui sikap, pilihan kata, dan keberanian berdiri pada saat yang paling menentukan. Di Minahasa pada awal abad ke-20, salah satu momen semacam itu menemukan wujudnya dalam sosok Apelles Hendrik Supit disingkat A.H Supit. Ia bukan tokoh perlawanan dalam […]

Eyang Hasan Maolani (Dokpri Idik Saeful Bahri/Kompasiana)

Mengakali Pengasingan: Jaringan Maritim dan Surat Rahasia dari Tondano

  • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
  • visibility 50
  • 0Komentar

Pengasingan kerap dibayangkan sebagai akhir dari pengaruh seorang tokoh. Namun dalam banyak kasus sejarah kolonial, jarak justru melahirkan bentuk perlawanan baru yang lebih senyap dan sulit terdeteksi. Kisah Kiai Hasan Maolani pada pertengahan abad ke-19 menjadi salah satu contoh bagaimana asumsi kolonial tentang “isolasi total” tidak sepenuhnya terbukti. Setelah ditangkap pada 1842, ulama asal Lengkong, […]

Sejarah Desa Suluun Minahasa

Sejarah Desa Suluun Minahasa

  • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
  • visibility 95
  • 0Komentar

Desa Suluun Satu, yang terletak di Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, memiliki sejarah yang kaya dan menarik. Kisah pendirian desa ini berawal sekitar tahun 1620, ketika beberapa Dotu (pemimpin adat) tiba di sebuah wilayah yang mereka sebut Kalewoan, yang berarti “tempat yang tidak ideal” karena wilayahnya sempit dan tidak memiliki dataran yang luas. […]

expand_less