Artikel Terbaru
» Lihat Semua
Serangan Raja Loloda Mokoagow dan Kekalahan di Pedalaman Tonsawang 1692
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 14
- 0Komentar
Pada pertengahan Maret 1692, pasukan Raja Loloda Mokoagow dari Mongondow menyerbu negeri Tonsawang dan dipukul mundur. Menurut laporan VOC, hanya sekitar dua orang Mongondow tewas dan sepuluh orang terluka, di pihak Tonsawang dua orang gugur. Lalu sisa pasukan Mongondow lari ke pantai.[1] Kisah ini tersimpan dalam jurnal dua utusan Kompeni dari Ternate, Jacob Claasz dan […]
Pertumbuhan Ternak dan Perubahan Pertanian Minahasa
- calendar_month 8 jam yang lalu
- visibility 7
- 0Komentar
Perubahan pertanian Minahasa pada abad ke-19 tercatat dalam penggunaan hewan untuk mengangkut hasil kebun dan mengolah sawah. Dalam De Minahassa, haar verleden en haar tegenwoordige toestand, terbit pada 1867, N. Graafland menggambarkan pedati penarik hasil produksi, sapi pembajak, serta pekerjaan pertanian bersama. Sementara itu, David Henley dalam Fertility, Food and Fever menyusun perkembangan jumlah ternak […]
Wakan 1933: B. W. Lapian dan Proklamasi KGPM sebagai Gereja Merdeka
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 6
- 0Komentar
Pada 29 Oktober 1933, menurut naskah-naskah sejarah Kerapatan Gereja Protestan Minahasa, B. W. Lapian memproklamasikan KGPM sebagai gereja merdeka dan otonom di Wakan. Peristiwa itu didahului pembentukan panitia, pertemuan tokoh gereja dan masyarakat, serta hubungan antara pengurus organisasi di Manado dan warga Wakan. Dalam penuturan tersebut, Wakan kemudian diterima sebagai jemaat pertama KGPM. Riwayatnya berkaitan […]
Sebelas Negeri Mengangkat Senjata: Ketika Tonsawang Terancam Serbuan Mongondow 1692
- calendar_month 16 jam yang lalu
- visibility 20
- 0Komentar
Pada akhir Maret tahun 1692, di istana Raja Mongondow di Pajoa, dua utusan Kompeni VOC bertanya kepada Raja Loloda Mokoagow, apa buktinya bahwa orang Tonsawang yang membunuh rakyatnya? Raja pun menjawab singkat. Kepala-kepala orang yang dibunuh itu katanya, masih dipajang di depan rumah hukum di Tonsawang, “staande ten toon voor de huijsinge vanden hoecum”. Itu […]
Tampat Foefoe ‘Dapur Kopra Minahasa’
- calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
- visibility 9
- 0Komentar
Pada 1925, Afdeeling Landbouw menerbitkan Een en ander over de volksklappercultuur in de Minahassa, sebuah laporan mengenai perkebunan kelapa rakyat di Minahasa. Selain membahas tanaman dan perdagangan, laporan itu menjelaskan pekerjaan mengolah buah menjadi kopra. Salah satu tempat yang digambarkannya disebut tampat foefoe: pondok pengering tempat kelapa yang telah dibelah disusun di atas api. Laporan […]
Pengetahuan Petani Minahasa ‘Bibit Kelapa yang Digantung’
- calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
- visibility 8
- 0Komentar
Buah kelapa digantung berjajar pada bambu di tempat teduh, tidak langsung dibenamkan di tanah. Cara pembibitan ini dicatat dan ditampilkan dalam foto berjudul “Kweekerij” dalam Een en ander over de volksklappercultuur in de Minahassa. Laporan Afdeeling Landbouw yang terbit pada 1925 tersebut menjelaskan cara petani memilih buah, menumbuhkan tunas, dan memindahkan bibit ke kebun. Pembibitan […]
Pasar Ikan Manado
- calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
- visibility 10
- 0Komentar
Pada hari pertamanya di Manado dalam perjalanan 1855, Pieter Bleeker berjalan ke pasar dan melihat beberapa ikan yang belum dikenalnya. Pengalaman itu dicatat dalam Reis door de Minahassa en den Molukschen Archipel, terbit pada 1856. Bleeker mengikuti perjalanan Gubernur Jenderal A.J. Duymaer van Twist pada September dan Oktober 1855. Di sela kegiatan rombongan, ia mengamati […]
Landraad Manado 1697: Ketika Para Kepala Negeri Mengadili Rakyat di Hadapan VOC
- calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
- visibility 34
- 0Komentar
Jumat 30 Agustus 1697, pukul tujuh pagi. Di loji benteng Amsterdam Manado para utusan VOC dari Ternate duduk bersidang dengan tiga hukum mayor kepala yaitu Soepit, Lonto, dan Paat dari Tomon yang baru diangkat provisioneel (sementara) . Bersama mereka hadir para bobato utusan dari negeri-negeri bawah dan atas. Hanya Tompaso dan Rumoong (Tompasso dan Romon) […]
Artikel Rekomendasi
Sangihe Sebelum 1600: Kerajaan, Raja, dan Tradisi yang Terputus
- calendar_month Senin, 31 Agt 2026
- visibility 106
- 0Komentar
Ada dua kumpulan bahan tentang masa awal Sangihe, dan keduanya nyaris tidak pernah bertemu. Yang pertama adalah kisah Gumansalangi dan Kerajaan Tampungang Lawo — diwariskan lisan, ditulis ulang berkali-kali dalam seabad terakhir, dan kini menjadi kerangka baku hampir semua tulisan populer tentang asal-usul Sangihe. Yang kedua adalah surat-surat Jesuit Portugis dari Ternate, Tidore, dan Ambon […]
Minahasa 1850 dan Lahirnya Kritik Kolonial Douwes Dekker
- calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
- visibility 192
- 0Komentar
Di Minahasa pada pertengahan abad ke-19, kolonialisme tidak tampil sebagai kekerasan terbuka. Ia hadir dalam bentuk yang lebih halus: laporan administratif, target produksi, dan struktur pemerintahan yang tampak rapi. Di dalam sistem itulah Eduard Douwes Dekker bekerja, sebagai sekretaris residen di Manado, sekitar 1849 hingga 1852. Namun justru dari dalam sistem itu pula, ia mulai […]
Antara Hama dan Kanibal: Kisah Epik Eksodus Babontehu ke Tanah Wenang
- calendar_month Senin, 9 Feb 2026
- visibility 78
- 0Komentar
Sejarah pembentukan Kota Manado bukanlah sekadar kisah lahirnya sebuah kota pesisir. Ia merupakan hasil dari rangkaian panjang dinamika maritim, konflik kekuasaan, bencana ekologis, hingga migrasi besar yang membentuk identitas kawasan ini. Dari sebuah pulau vulkanik di lepas pantai hingga menjadi pusat niaga di utara Sulawesi, Manado tumbuh dari pergulatan sejarah yang kompleks dan berlapis. […]
Sebelum Benteng VOC Berdiri: Perebutan Manado 1607–1656
- calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
- visibility 67
- 0Komentar
Benteng Belanda di Manado tidak lahir dari satu kedatangan. Selama setengah abad sebelum pagar kayu pertama dipasang pada 1656, Kompeni (VOC) beberapa kali datang lalu pergi lagi. Di sela-selanya, orang Spanyol pun datang dan pergi. Kalau diurutkan, tampak tiga hal yang menahan Kompeni. Mula-mula Ternate yang menganggap Manado wilayahnya. Lalu Spanyol, yang justru diundang oleh […]
Menango Labo: Jejak Muara yang Tersembunyi di Balik Sejarah Awal Manado
- calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
- visibility 105
- 0Komentar
Di pesisir Wenang yang kini bernama Manado, air Danau Tondano berakhir. Setelah menembus pegunungan, sungainya keluar ke Teluk Manado. Pada abad ke-17, muara itu punya nama sendiri, dan nama itu masuk ke arsip dua kali: pertama sebagai alamat sebuah kubu Kompeni pada 1657, lalu sebagai nama sungai dalam laporan gereja pada 1675. Surat dari Tepi […]
Manguni: Dari Burung Pertanda ke Simbol Identitas Minahasa
- calendar_month Senin, 23 Mar 2026
- visibility 373
- 0Komentar
Di langit malam Minahasa, ada satu suara yang sejak lama tidak sekadar didengar melainkan ditafsirkan. Suara itu milik Manguni. Bagi sebagian orang luar, ia hanyalah burung hantu, satwa nokturnal yang hidup di pepohonan Sulawesi Utara. Namun bagi masyarakat Minahasa, Manguni adalah sesuatu yang jauh lebih dalam: ia adalah jejak ingatan, perantara makna, dan kini—sebuah simbol […]
Menikmati Pesona Agrowisata Rurukan di Tomohon
- calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
- visibility 137
- 0Komentar
Agrowisata Rurukan: Tempat Healing dengan View Alam yang Bikin Betah Hai, Sobat Traveler! Lagi cari tempat wisata yang sejuk, tenang, dan penuh keindahan alam di Sulawesi Utara? Yuk, kenalan sama Agrowisata Rurukan! Terletak di Kota Tomohon, tempat ini cocok banget buat kamu yang ingin “kabur sejenak” dari hiruk pikuk kota dan menikmati udara segar sambil […]
Perang Tondano Pertama: Ketika Danau Minahasa Menantang Monopoli Dagang VOC
- calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
- visibility 454
- 0Komentar
Kehadiran VOC di Manado bermula dari kebutuhan beras. Pada 1658 Gubernur Ternate Simon Cos menaksir Manado bisa menyerahkan 400 sampai 500 last setahun. Tiga tahun kemudian taksirannya turun menjadi 100 sampai 150 last, dan Batavia berulang kali menimbang menutup pos di Manado itu. (1) Latar konflik 1661 bukan ambisi penaklukan, melainkan sebuah pos kecil yang […]
Menelusuri Jejak Sejarah Leilem: Dari Wanua Tua di Sonder hingga Sentra Kayu Minahasa
- calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
- visibility 190
- 0Komentar
Di lereng sejuk pegunungan Minahasa, tepatnya di wilayah Kecamatan Sonder, berdiri sebuah desa yang namanya telah lama dikenal di Sulawesi Utara: Leilem. Kini, Leilem identik dengan sentra industri kayu dan rumah panggung Minahasa. Namun di balik reputasi itu, tersimpan jejak sejarah panjang yang menghubungkan tradisi leluhur Minahasa, penyebaran agama Kristen pada masa kolonial, hingga tumbuhnya […]
Wenang: Nama Tempat Loji Kompeni VOC di Manado dalam Jurnal 1695
- calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
- visibility 160
- 0Komentar
Pada suatu pagi di bulan April 1695, rombongan Kompeni VOC turun dari negeri-negeri gunung Minahasa dan tiba sekitar pukul sembilan di tempat yang dalam jurnal mereka ditulis Benang. Di sana berdiri loji Kompeni dan tinggal residen Manado. Nama itu tertulis tiga kali dalam dua salinan arsip yang berbeda dan setiap kali menunjuk tempat yang sama. […]

