Pilihan Pembaca
light_mode
Topik Menarik

Malesung | Tanah di Mana Cerita Besar Bermula

  • Pertumbuhan Ternak dan Perubahan Pertanian Minahasa

    Pertumbuhan Ternak dan Perubahan Pertanian Minahasa

    • calendar_month 2 jam yang lalu
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Perubahan pertanian Minahasa pada abad ke-19 tercatat dalam penggunaan hewan untuk mengangkut hasil kebun dan mengolah sawah. Dalam De Minahassa, haar verleden en haar tegenwoordige toestand, terbit pada 1867, N. Graafland menggambarkan pedati penarik hasil produksi, sapi pembajak, serta pekerjaan pertanian bersama. Sementara itu, David Henley dalam Fertility, Food and Fever menyusun perkembangan jumlah ternak […]

  • Wakan 1933: B. W. Lapian dan Proklamasi KGPM sebagai Gereja Merdeka

    Wakan 1933: B. W. Lapian dan Proklamasi KGPM sebagai Gereja Merdeka

    • calendar_month 4 jam yang lalu
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Pada 29 Oktober 1933, menurut naskah-naskah sejarah Kerapatan Gereja Protestan Minahasa, B. W. Lapian memproklamasikan KGPM sebagai gereja merdeka dan otonom di Wakan. Peristiwa itu didahului pembentukan panitia, pertemuan tokoh gereja dan masyarakat, serta hubungan antara pengurus organisasi di Manado dan warga Wakan. Dalam penuturan tersebut, Wakan kemudian diterima sebagai jemaat pertama KGPM. Riwayatnya berkaitan […]

  • Supit, Paat, dan Lonto: Tiga Hukum Mayor dalam Mobilisasi sebelas Negeri Minahasa, 1692.(ilustrasi)

    Sebelas Negeri Mengangkat Senjata: Ketika Tonsawang Terancam Serbuan Mongondow 1692

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Pada akhir Maret tahun 1692, di istana Raja Mongondow di Pajoa, dua utusan Kompeni VOC bertanya kepada Raja Loloda Mokoagow, apa buktinya bahwa orang Tonsawang yang membunuh rakyatnya? Raja pun menjawab singkat. Kepala-kepala orang yang dibunuh itu katanya, masih dipajang di depan rumah hukum di Tonsawang, “staande ten toon voor de huijsinge vanden hoecum”. Itu […]

  • Tampat Foefoe ‘Dapur Kopra Minahasa’

    Tampat Foefoe ‘Dapur Kopra Minahasa’

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Pada 1925, Afdeeling Landbouw menerbitkan Een en ander over de volksklappercultuur in de Minahassa, sebuah laporan mengenai perkebunan kelapa rakyat di Minahasa. Selain membahas tanaman dan perdagangan, laporan itu menjelaskan pekerjaan mengolah buah menjadi kopra. Salah satu tempat yang digambarkannya disebut tampat foefoe: pondok pengering tempat kelapa yang telah dibelah disusun di atas api. Laporan […]

  • Pengetahuan Petani Minahasa ‘Bibit Kelapa yang Digantung’

    Pengetahuan Petani Minahasa ‘Bibit Kelapa yang Digantung’

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Buah kelapa digantung berjajar pada bambu di tempat teduh, tidak langsung dibenamkan di tanah. Cara pembibitan ini dicatat dan ditampilkan dalam foto berjudul “Kweekerij” dalam Een en ander over de volksklappercultuur in de Minahassa. Laporan Afdeeling Landbouw yang terbit pada 1925 tersebut menjelaskan cara petani memilih buah, menumbuhkan tunas, dan memindahkan bibit ke kebun. Pembibitan […]

  • Pasar Ikan Manado

    Pasar Ikan Manado

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Pada hari pertamanya di Manado dalam perjalanan 1855, Pieter Bleeker berjalan ke pasar dan melihat beberapa ikan yang belum dikenalnya. Pengalaman itu dicatat dalam Reis door de Minahassa en den Molukschen Archipel, terbit pada 1856. Bleeker mengikuti perjalanan Gubernur Jenderal A.J. Duymaer van Twist pada September dan Oktober 1855. Di sela kegiatan rombongan, ia mengamati […]

Artikel Terbaru

» Lihat Semua
Pertumbuhan Ternak dan Perubahan Pertanian Minahasa

Pertumbuhan Ternak dan Perubahan Pertanian Minahasa

  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 3
  • 0Komentar

Perubahan pertanian Minahasa pada abad ke-19 tercatat dalam penggunaan hewan untuk mengangkut hasil kebun dan mengolah sawah. Dalam De Minahassa, haar verleden en haar tegenwoordige toestand, terbit pada 1867, N. Graafland menggambarkan pedati penarik hasil produksi, sapi pembajak, serta pekerjaan pertanian bersama. Sementara itu, David Henley dalam Fertility, Food and Fever menyusun perkembangan jumlah ternak […]

Wakan 1933: B. W. Lapian dan Proklamasi KGPM sebagai Gereja Merdeka

Wakan 1933: B. W. Lapian dan Proklamasi KGPM sebagai Gereja Merdeka

  • calendar_month 4 jam yang lalu
  • visibility 4
  • 0Komentar

Pada 29 Oktober 1933, menurut naskah-naskah sejarah Kerapatan Gereja Protestan Minahasa, B. W. Lapian memproklamasikan KGPM sebagai gereja merdeka dan otonom di Wakan. Peristiwa itu didahului pembentukan panitia, pertemuan tokoh gereja dan masyarakat, serta hubungan antara pengurus organisasi di Manado dan warga Wakan. Dalam penuturan tersebut, Wakan kemudian diterima sebagai jemaat pertama KGPM. Riwayatnya berkaitan […]

Supit, Paat, dan Lonto: Tiga Hukum Mayor dalam Mobilisasi sebelas Negeri Minahasa, 1692.(ilustrasi)

Sebelas Negeri Mengangkat Senjata: Ketika Tonsawang Terancam Serbuan Mongondow 1692

  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 14
  • 0Komentar

Pada akhir Maret tahun 1692, di istana Raja Mongondow di Pajoa, dua utusan Kompeni VOC bertanya kepada Raja Loloda Mokoagow, apa buktinya bahwa orang Tonsawang yang membunuh rakyatnya? Raja pun menjawab singkat. Kepala-kepala orang yang dibunuh itu katanya, masih dipajang di depan rumah hukum di Tonsawang, “staande ten toon voor de huijsinge vanden hoecum”. Itu […]

Tampat Foefoe ‘Dapur Kopra Minahasa’

Tampat Foefoe ‘Dapur Kopra Minahasa’

  • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
  • visibility 7
  • 0Komentar

Pada 1925, Afdeeling Landbouw menerbitkan Een en ander over de volksklappercultuur in de Minahassa, sebuah laporan mengenai perkebunan kelapa rakyat di Minahasa. Selain membahas tanaman dan perdagangan, laporan itu menjelaskan pekerjaan mengolah buah menjadi kopra. Salah satu tempat yang digambarkannya disebut tampat foefoe: pondok pengering tempat kelapa yang telah dibelah disusun di atas api. Laporan […]

Pengetahuan Petani Minahasa ‘Bibit Kelapa yang Digantung’

Pengetahuan Petani Minahasa ‘Bibit Kelapa yang Digantung’

  • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
  • visibility 7
  • 0Komentar

Buah kelapa digantung berjajar pada bambu di tempat teduh, tidak langsung dibenamkan di tanah. Cara pembibitan ini dicatat dan ditampilkan dalam foto berjudul “Kweekerij” dalam Een en ander over de volksklappercultuur in de Minahassa. Laporan Afdeeling Landbouw yang terbit pada 1925 tersebut menjelaskan cara petani memilih buah, menumbuhkan tunas, dan memindahkan bibit ke kebun. Pembibitan […]

Pasar Ikan Manado

Pasar Ikan Manado

  • calendar_month Rabu, 4 Nov 2026
  • visibility 7
  • 0Komentar

Pada hari pertamanya di Manado dalam perjalanan 1855, Pieter Bleeker berjalan ke pasar dan melihat beberapa ikan yang belum dikenalnya. Pengalaman itu dicatat dalam Reis door de Minahassa en den Molukschen Archipel, terbit pada 1856. Bleeker mengikuti perjalanan Gubernur Jenderal A.J. Duymaer van Twist pada September dan Oktober 1855. Di sela kegiatan rombongan, ia mengamati […]

Landraad di Benteng Amsterdam, Manado, Agustus 1697.(ilustrasi)

Landraad Manado 1697: Ketika Para Kepala Negeri Mengadili Rakyat di Hadapan VOC

  • calendar_month Selasa, 3 Nov 2026
  • visibility 30
  • 0Komentar

Jumat 30 Agustus 1697, pukul tujuh pagi. Di loji benteng Amsterdam Manado para utusan VOC dari Ternate duduk bersidang dengan tiga hukum mayor kepala yaitu Soepit, Lonto, dan Paat dari Tomon yang baru diangkat provisioneel (sementara) . Bersama mereka hadir para bobato utusan dari negeri-negeri bawah dan atas. Hanya Tompaso dan Rumoong (Tompasso dan Romon) […]

Potongan surat dari arsip dan gambar ilustrasi para bobato. (ilustrasi)

Di Balik Surat Para Bobato: Intrik, Pembunuhan, dan Skandal VOC di Manado 1693

  • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
  • visibility 49
  • 0Komentar

Pada 16 Desember 1693 di negeri Tomon, dua puluh lima kepala negeri atas di pedalaman Manado membubuhkan nama di bawah sepucuk surat berbahasa Melayu. Surat itu ditujukan kepada Cornelis van der Duijn, gubernur Kompeni VOC di Ternate, dan isinya hanya satu permintaan yakni jangan pindahkan opperhoofd (kepala pos Kompeni) yang kini memerintah di Manado.¹ Dalam […]

Artikel Rekomendasi

Kisah Pemberontakan Permesta (Bagian I)

Kisah Pemberontakan Permesta (Bagian I)

  • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
  • visibility 100
  • 0Komentar

Prakata Pertama-tama penulis bermaksud meluruskan pernyataan seorang Sukendar melalui sebuah rilis dalam surat kabar lokal terbitan 16 Desember 2004 yang mengatakan bahwa “Permesta bukan pemberontak.” Mungkin ada kepentingan tertentu sehingga arti peristiwa historis gerakan Permesta hendak dibelokkan atau dikaburkan. Mengapa harus takut atau malu bila disebut pemberontak. Yang perlu dihindari jangan sampai terjadi penilaian atau […]

Harini Sondakh

Harini Sondakh: Inspirasi Anak Muda Minahasa Dengan Keputusan Mengejutkannya

  • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
  • visibility 42
  • 0Komentar

Harini Sondakh, nama yang bersinar terang di jagat hiburan Indonesia. Aktris cantik ini mencuri hati penonton lewat akting memukau di berbagai sinetron populer. Perjalanan karirnya berawal dari desa kecil di Amurang, Sulawesi Utara, hingga mencapai puncak popularitas di Jakarta. Namun, di akhir tahun 2024, Harini membuat keputusan mengejutkan: meninggalkan gemerlap dunia hiburan Ibukota dan kembali […]

Pangeran Panji Suryaningrat (Ilustrasi)

Dari Keraton ke Pinggiran Nusantara: Tragedi Pangeran Suryaningrat di Manado

  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 137
  • 0Komentar

Pada abad ke-19, pemerintah kolonial Hindia Belanda tidak hanya mengandalkan kekuatan militer untuk menundukkan perlawanan pribumi, tetapi juga menggunakan strategi yang lebih senyap: pembuangan politik. Dalam praktiknya, kebijakan interniran menjadi instrumen efektif untuk memutus mata rantai kekuasaan elite lokal dari basis sosialnya. Kawasan Minahasa dengan jarak geografis yang jauh dari pusat kekuasaan Jawa dipilih sebagai […]

Dr. Philip Laoh 1869 - 1956 (Repro Ai)

Philip Laoh dan Generasi Dokter Bumiputra Awal Hindia Belanda

  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 124
  • 0Komentar

Dalam sejarah kedokteran Indonesia, nama-nama seperti Cipto Mangunkusumo atau Abdoel Rivai kerap menjadi rujukan utama ketika membahas generasi dokter bumiputra awal abad ke-20. Namun di balik arus besar itu, terdapat figur-figur regional yang perannya tak kalah penting dalam membentuk lapisan intelektual pribumi modern. Salah satunya adalah Dr. Philip Laoh (Ph. Laoh), dokter Minahasa lulusan awal […]

Kaicil. Hi. Djami Bin Syamsuddin Jou/Jogugu Moloku Loloda 1945 – 1977

Kerajaan Loloda dan Bolaang Mongondow: Mengungkap Jejak Sejarah yang Terlupakan

  • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
  • visibility 87
  • 0Komentar

Di kawasan timur Nusantara, sejarah sering kali bergerak mengikuti arah angin dan arus laut. Jalur pelayaran yang menghubungkan Halmahera, Kepulauan Sangihe, pesisir Minahasa, hingga Bolaang Mongondow bukan sekadar lintasan perdagangan rempah, melainkan juga ruang perjumpaan antarelite politik, pertukaran budaya, dan pembentukan silsilah kerajaan. Di antara simpul-simpul sejarah itu, Kerajaan Loloda di Halmahera Utara menyimpan kisah […]

Sidang di Loji Kompeni dalam Benteng Amsterdam, Manado, sekitar 1727.(ilustrasi)

Hendrik Polii dalam Arsip VOC: Konflik Jabatan dan Tata Pemerintahan Negeri Baru 1726–1729

  • calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
  • visibility 40
  • 0Komentar

Pada malam 2 Desember 1727, seorang luitenant berjalan berkeliling Negeri Baru di dekat Benteng Amsterdam Manado, sambil berseru “Hendrik Polij kini hukum mayor kalian, dan empat hukum yang lama tidak perlu dipercaya lagi”. Siang harinya, keempat hukum itu diberhentikan begitu saja oleh residen Kompeni VOC karena menolak menebang balok kayu. Polij yang sejak pagi menunggu […]

Museum Negeri

Museum Negeri Sulut, Menelusuri Budaya dan Sejarah Sulawesi Utara

  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • visibility 160
  • 0Komentar

Museum Negeri Sulut – Menelusuri Budaya dan Sejarah Sulawesi Utara di Manado Museum Negeri Provinsi Sulawesi Utara berdiri di pusat Kota Manado dan menampilkan beragam koleksi penting yang menggambarkan sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Sulut. Wisatawan, pelajar, dan pencinta budaya lokal menjadikan museum ini sebagai destinasi edukatif yang wajib mereka kunjungi. Pemerintah Sulawesi Utara membangun […]

kluwek vs pangi

Kluwek vs Pangi: Dialektika Rasa dan Kearifan Botani di Tanah Malesung

  • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
  • visibility 144
  • 0Komentar

Di balik rimbunnya hutan hujan tropis Celebes, tersimpan sebuah narasi purba tentang ketangguhan manusia dalam menaklukkan alam. Salah satu bukti paling nyata adalah pemanfaatan pohon Pangi (Pangium edule). Bagi masyarakat luar, tanaman ini mungkin hanyalah bumbu pelengkap, namun bagi Tou Minahasa, Pangi adalah simbol kecerdasan ekologi yang telah berurat akar sejak zaman leluhur.   Jejak […]

Johannes Rotikan, Pahlawan KNIL dari Minahasa yang Membunuh Singamangaraja XII

Johannes Rotikan, Pahlawan KNIL dari Minahasa yang Membunuh Singamangaraja XII

  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 164
  • 0Komentar

Johannes Rotikan adalah seorang fuselier (juru tembak) lahir di Tara-tara Tomohon, Sulawesi Utara, yang tercatat dalam sejarah militer Hindia Belanda sebagai tokoh penting dalam penumpasan perlawanan Singamangaraja XII, Raja Batak terakhir yang berjuang melawan kolonialisme Belanda. Rotikan bergabung dalam pasukan marechaussee (marsose), satuan elite KNIL (Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger), dan bertugas dalam berbagai operasi militer di […]

Kabasaran Tahun 1900-an

Kabasaran Tahun 1900-an

  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 116
  • 0Komentar

Foto ini, dimuat dalam majalah Het Nederlandsche Zeewezen tahun 1916, menampilkan sekelompok orang Minahasa yang mengenakan busana adat lengkap dalam sebuah upacara resmi yang disebut Kabasarán. Diambil sekitar tahun 1900-an, gambar ini memperlihatkan barisan pria dengan pakaian tradisional, hiasan kepala, serta senjata simbolik seperti tombak dan pedang, yang menandakan status, keberanian, dan kehormatan. Komposisi foto […]

expand_less