Artikel Terbaru
» Lihat Semua
Raja Loloda dan Kompeni VOC: Perpecahan Manado 1666–1667
- calendar_month 9 jam yang lalu
- visibility 9
- 0Komentar
Pada 3 Desember 1666 fluit kecil Zandloper meninggalkan Manado menuju Ternate dengan muatan 43 last padi. Kapal itu membawa kabar bahwa keadaan di sana masih tercatat “redelijk”, cukup baik.¹ Beberapa minggu kemudian, raja Manado bersama sebagian besar rakyatnya meninggalkan benteng Kompeni dan bertahan di Amoura (Amurang). Kepada orang Belanda ia berseru bahwa ia tidak mau […]
Keluhan Hukum Tua Distrik Toulour mengenai Collecteloon dan Pendapatan Adat
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 12
- 0Komentar
Surat kabar Keng Hwa Poo edisi 18 Juli 1936 memuat tulisan tentang keadaan hukum tua, yang dalam sumber ditulis Hoekoemtoea, di Distrik Toulour dalam rubrik “Dari Tondano”. Tulisan berjudul “Nasibnja toean² Hoekoemtoea didistrict Toulour” itu disertai permohonan agar persoalannya diperhatikan oleh pihak berwenang. Koresponden yang tidak mencantumkan nama menjelaskan bahwa ia menulis karena keluhan para […]
Hendrik Polii dalam Arsip VOC: Konflik Jabatan dan Tata Pemerintahan Negeri Baru 1726–1729
- calendar_month Kamis, 29 Okt 2026
- visibility 15
- 0Komentar
Pada malam 2 Desember 1727, seorang luitenant berjalan berkeliling Negeri Baru di dekat Benteng Amsterdam Manado, sambil berseru “Hendrik Polij kini hukum mayor kalian, dan empat hukum yang lama tidak perlu dipercaya lagi”. Siang harinya, keempat hukum itu diberhentikan begitu saja oleh residen Kompeni VOC karena menolak menebang balok kayu. Polij yang sejak pagi menunggu […]
Sebelum Ada Residen Manado: Jejak Para Pejabat VOC di Tanah Minahasa
- calendar_month Rabu, 28 Okt 2026
- visibility 38
- 0Komentar
Selama tujuh puluh tahun pertamanya, pos Kompeni VOC di Manado tidak pernah dipimpin seorang “residen” dalam pengertian yang kita kenal sekarang. Yang ada adalah kepala sebuah benteng kecil di bawah Gubernur VOC Ternate. Gelarnya berganti-ganti mengikuti siapa yang tersedia, yaitu sersan, vaandrig, opperhoofd, resident, atau gezaghebber. Dari 1656 sampai 1732, sedikitnya dua puluh lima orang […]
Perkawinan Minahasa: Harta, Pilihan Pasangan, dan Biaya Pesta
- calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
- visibility 24
- 0Komentar
Pada 22 Januari 1894, Tjahaja Sijang menerbitkan laporan perhimpunan para penolong Injil dan beberapa pengerdja jemaat Minahasa di Tondano. Salah satu pembicaraannya menyangkut harta dalam perkawinan: siapa yang menentukan pasangan, besarnya pembayaran, serta pengeluaran keluarga. Laporan tersebut disambung pada 22 Februari 1894, dengan tanggapan dari para penolong Injil di Airmadidi, Bunaken, Singkil, Sonder, Ratahan, Tanawangko, […]
Menabung untuk Hari Depan ‘Perdebatan Spaarbank Minahassa’
- calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
- visibility 24
- 0Komentar
Pada awal 1894, rencana menghimpun uang simpanan menjadi bahan pembicaraan dalam surat kabar Tjahaja Sijang. J. Tampenawas mengajak pembaca membentuk perkumpulan bernama Spaarbank Minahassa. Usulan itu mencakup simpanan bulanan, peminjaman uang, jaminan, dan susunan pengurus. Dalam edisi berikutnya, seorang penulis berinisial G. mempertanyakan keamanan pengelolaannya, sementara J. L. memberikan keterangan tambahan mengenai pembicaraan dengan Tampenawas […]
Kedatangan Gubernur Jenderal A.J. Duymaer van Twist: Dari Manado ke Tondano, 12–19 September 1855
- calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
- visibility 25
- 0Komentar
Pada 12 September 1855, kapal uap Ambon tiba di Manado membawa Gubernur Jenderal A.J. Duymaer van Twist beserta rombongannya. Pieter Bleeker, yang mengikuti perjalanan tersebut, mencatat kedatangan itu dalam Reis door de Minahassa en den Molukschen Archipel, terbitan 1856. Sebelum mencapai tempat berlabuh, rombongan melihat Manado Tua, perbukitan pesisir, dan persiapan penyambutan di kota. Dari […]
Tanah sebagai Pengikat Keluarga: Taranak, Pasini, dan Pembagian Warisan
- calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
- visibility 30
- 0Komentar
Pada 11 April 1895, Worotikan dari Tondano menyusun nota mengenai penguasaan tanah di Minahasa. J.E. Jasper menggunakan nota yang belum diterbitkan itu dalam Eenige onderwerpen, betrekking hebbende op de Minahassa, terbitan 1913. Jasper menyebut bahwa ia memperoleh kesempatan membacanya melalui kepala distrik Mandagie. Dari nota tersebut, ia menguraikan jenis tanah, penguasaan bersama, serta pengelolaan tanah […]
Artikel Rekomendasi
Sejarah Berdirinya Desa Wiau Lapi Minahasa
- calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
- visibility 82
- 0Komentar
Desa Wiau Lapi, yang terletak di Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, memiliki sejarah panjang yang berakar pada dua pemukiman awal, yaitu Wiau dan Lapi. Nama desa ini diambil dari kedua pemukiman tersebut, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah lokal. Desa ini kini terbagi menjadi dua wilayah, yaitu Wiau Lapi […]
Menakar Sunyi di Saroinsong: Jejak Tubagus Buang dan Eksil Banten di Tomohon (1839)
- calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
- visibility 193
- 0Komentar
Di dataran tinggi Tomohon yang sejuk dan tenang, sejarah kerap hadir dalam bentuk yang nyaris tak terdengar. Ia tidak selalu berupa monumen besar atau peristiwa yang dirayakan, melainkan jejak sunyi yang tersembunyi di balik lanskap keseharian. Salah satunya adalah kisah tentang Tubagus Buang, seorang tokoh perlawanan dari Banten yang justru menemukan akhir perjalanan hidupnya jauh […]
Gerungan, Kawengian, dan Wengkang — Tiga Panglima di Balik Pertahanan Danau Tondano
- calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
- visibility 288
- 0Komentar
Sejarah perlawanan Minahasa mencatat Perang Tondano I (1661–1664) sebagai salah satu episode penting dalam interaksi masyarakat lokal dengan ekspansi Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Dalam konflik ini, ekspedisi militer Belanda di bawah pimpinan Gubernur Ternate Simon Cos menghadapi hambatan serius ketika mencoba menundukkan komunitas Tondano di kawasan perairan Minawanua, sekitar Danau Tondano. Di balik pertahanan tersebut, […]
Ketika Manado Masih Sebuah Pulau: Menelusuri Jejak yang Terlupakan
- calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
- visibility 118
- 0Komentar
Nama sering kali berpindah, tetapi jejak sejarah tidak selalu ikut menghilang. Dalam perjalanan panjang sebuah kota, ada kalanya identitas geografis bergeser perlahan hingga masyarakat modern menerima suatu keadaan sebagai sesuatu yang sejak awal memang demikian adanya. Manado mungkin termasuk salah satunya. Banyak orang mengenal Manado sebagai sebuah kota di pesisir utara Sulawesi, sebuah kawasan yang […]
Joop Warouw: Wajah Internasional Permesta dalam Radar Washington
- calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
- visibility 171
- 0Komentar
Dalam peta tokoh Permesta yang terekam dalam arsip Amerika Serikat, tiap figur memiliki peran yang relatif jelas. Ventje Sumual dipandang sebagai motor politik, Alex Kawilarang sebagai panglima militer, sementara Mayor D.J. Somba ditempatkan sebagai komandan lapangan. Namun dalam kawat diplomatik Foreign Relations of the United States (FRUS) dan laporan intelijen CIA tahun 1957–1958, Letnan Kolonel […]
