Pilihan Pembaca
light_mode
Trending Tags

Malesung | Tanah di Mana Cerita Besar Bermula

  • Gambar ini merupakan ilustrasi historis bergaya peta kolonial, bukan reproduksi peta asli dari arsip VOC.

    Sebelum Ada Residen Manado: Jejak Para Pejabat VOC di Tanah Minahasa

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Selama hampir tujuh dasawarsa, dari 1656 hingga 1724, pos Kompeni VOC di Manado mengalami pergantian pemimpin berkali-kali. Sedikitnya dua puluh orang pernah memegang atau menjalankan pemerintahan pos tersebut dan hampir separuhnya berasal dari kalangan militer berpangkat sersan. Namun, sepanjang periode itu jabatan yang kemudian dikenal sebagai Residen Manado belum menjadi kedudukan tetap dengan struktur pemerintahan […]

  • Perkawinan Minahasa: Harta, Pilihan Pasangan, dan Biaya Pesta

    Perkawinan Minahasa: Harta, Pilihan Pasangan, dan Biaya Pesta

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Pada 22 Januari 1894, Tjahaja Sijang menerbitkan laporan perhimpunan para penolong Injil dan beberapa pengerdja jemaat Minahasa di Tondano. Salah satu pembicaraannya menyangkut harta dalam perkawinan: siapa yang menentukan pasangan, besarnya pembayaran, serta pengeluaran keluarga. Laporan tersebut disambung pada 22 Februari 1894, dengan tanggapan dari para penolong Injil di Airmadidi, Bunaken, Singkil, Sonder, Ratahan, Tanawangko, […]

  • Spaarbank Minahasa, Lembaga Perbankan lokal yang berdiri sejak tahun 1894 di Jl. Suprapto Manado. (KITLV)

    Menabung untuk Hari Depan ‘Perdebatan Spaarbank Minahassa’

    • calendar_month 19 jam yang lalu
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Pada awal 1894, rencana menghimpun uang simpanan menjadi bahan pembicaraan dalam surat kabar Tjahaja Sijang. J. Tampenawas mengajak pembaca membentuk perkumpulan bernama Spaarbank Minahassa. Usulan itu mencakup simpanan bulanan, peminjaman uang, jaminan, dan susunan pengurus. Dalam edisi berikutnya, seorang penulis berinisial G. mempertanyakan keamanan pengelolaannya, sementara J. L. memberikan keterangan tambahan mengenai pembicaraan dengan Tampenawas […]

  • Kedatangan Gubernur Jenderal A.J. Duymaer van Twist: Dari Manado ke Tondano, 12–19 September 1855

    Kedatangan Gubernur Jenderal A.J. Duymaer van Twist: Dari Manado ke Tondano, 12–19 September 1855

    • calendar_month 22 jam yang lalu
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Pada 12 September 1855, kapal uap Ambon tiba di Manado membawa Gubernur Jenderal A.J. Duymaer van Twist beserta rombongannya. Pieter Bleeker, yang mengikuti perjalanan tersebut, mencatat kedatangan itu dalam Reis door de Minahassa en den Molukschen Archipel, terbitan 1856. Sebelum mencapai tempat berlabuh, rombongan melihat Manado Tua, perbukitan pesisir, dan persiapan penyambutan di kota. Dari […]

  • Tanah sebagai Pengikat Keluarga: Taranak, Pasini, dan Pembagian Warisan

    Tanah sebagai Pengikat Keluarga: Taranak, Pasini, dan Pembagian Warisan

    • calendar_month 23 jam yang lalu
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Pada 11 April 1895, Worotikan dari Tondano menyusun nota mengenai penguasaan tanah di Minahasa. J.E. Jasper menggunakan nota yang belum diterbitkan itu dalam Eenige onderwerpen, betrekking hebbende op de Minahassa, terbitan 1913. Jasper menyebut bahwa ia memperoleh kesempatan membacanya melalui kepala distrik Mandagie. Dari nota tersebut, ia menguraikan jenis tanah, penguasaan bersama, serta pengelolaan tanah […]

  • Suara Lisan dan Hak Pilih: Pemilihan Kepala Negeri Minahasa

    Suara Lisan dan Hak Pilih: Pemilihan Kepala Negeri Minahasa

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Pada 1854, Residen A.J.F. Jansen memperkenalkan pemilihan kepala negeri di Minahasa. Tahun tersebut disebut dalam Adatrechtbundel IX: Celebes yang terbit pada 1914 dan dalam Bestuursvormen en bestuursstelsels in de Minahassa karya Marten Brouwer, terbitan 1936. Menurut Adatrechtbundel IX, sejak sistem itu diperkenalkan, pengangkatan kepala negeri oleh kepala pemerintahan wilayah pada umumnya merupakan pengesahan atas pilihan […]

Artikel Terbaru

» Lihat Semua
Gambar ini merupakan ilustrasi historis bergaya peta kolonial, bukan reproduksi peta asli dari arsip VOC.

Sebelum Ada Residen Manado: Jejak Para Pejabat VOC di Tanah Minahasa

  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • visibility 14
  • 0Komentar

Selama hampir tujuh dasawarsa, dari 1656 hingga 1724, pos Kompeni VOC di Manado mengalami pergantian pemimpin berkali-kali. Sedikitnya dua puluh orang pernah memegang atau menjalankan pemerintahan pos tersebut dan hampir separuhnya berasal dari kalangan militer berpangkat sersan. Namun, sepanjang periode itu jabatan yang kemudian dikenal sebagai Residen Manado belum menjadi kedudukan tetap dengan struktur pemerintahan […]

Perkawinan Minahasa: Harta, Pilihan Pasangan, dan Biaya Pesta

Perkawinan Minahasa: Harta, Pilihan Pasangan, dan Biaya Pesta

  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 10
  • 0Komentar

Pada 22 Januari 1894, Tjahaja Sijang menerbitkan laporan perhimpunan para penolong Injil dan beberapa pengerdja jemaat Minahasa di Tondano. Salah satu pembicaraannya menyangkut harta dalam perkawinan: siapa yang menentukan pasangan, besarnya pembayaran, serta pengeluaran keluarga. Laporan tersebut disambung pada 22 Februari 1894, dengan tanggapan dari para penolong Injil di Airmadidi, Bunaken, Singkil, Sonder, Ratahan, Tanawangko, […]

Spaarbank Minahasa, Lembaga Perbankan lokal yang berdiri sejak tahun 1894 di Jl. Suprapto Manado. (KITLV)

Menabung untuk Hari Depan ‘Perdebatan Spaarbank Minahassa’

  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • visibility 10
  • 0Komentar

Pada awal 1894, rencana menghimpun uang simpanan menjadi bahan pembicaraan dalam surat kabar Tjahaja Sijang. J. Tampenawas mengajak pembaca membentuk perkumpulan bernama Spaarbank Minahassa. Usulan itu mencakup simpanan bulanan, peminjaman uang, jaminan, dan susunan pengurus. Dalam edisi berikutnya, seorang penulis berinisial G. mempertanyakan keamanan pengelolaannya, sementara J. L. memberikan keterangan tambahan mengenai pembicaraan dengan Tampenawas […]

Kedatangan Gubernur Jenderal A.J. Duymaer van Twist: Dari Manado ke Tondano, 12–19 September 1855

Kedatangan Gubernur Jenderal A.J. Duymaer van Twist: Dari Manado ke Tondano, 12–19 September 1855

  • calendar_month 22 jam yang lalu
  • visibility 15
  • 0Komentar

Pada 12 September 1855, kapal uap Ambon tiba di Manado membawa Gubernur Jenderal A.J. Duymaer van Twist beserta rombongannya. Pieter Bleeker, yang mengikuti perjalanan tersebut, mencatat kedatangan itu dalam Reis door de Minahassa en den Molukschen Archipel, terbitan 1856. Sebelum mencapai tempat berlabuh, rombongan melihat Manado Tua, perbukitan pesisir, dan persiapan penyambutan di kota. Dari […]

Tanah sebagai Pengikat Keluarga: Taranak, Pasini, dan Pembagian Warisan

Tanah sebagai Pengikat Keluarga: Taranak, Pasini, dan Pembagian Warisan

  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • visibility 17
  • 0Komentar

Pada 11 April 1895, Worotikan dari Tondano menyusun nota mengenai penguasaan tanah di Minahasa. J.E. Jasper menggunakan nota yang belum diterbitkan itu dalam Eenige onderwerpen, betrekking hebbende op de Minahassa, terbitan 1913. Jasper menyebut bahwa ia memperoleh kesempatan membacanya melalui kepala distrik Mandagie. Dari nota tersebut, ia menguraikan jenis tanah, penguasaan bersama, serta pengelolaan tanah […]

Suara Lisan dan Hak Pilih: Pemilihan Kepala Negeri Minahasa

Suara Lisan dan Hak Pilih: Pemilihan Kepala Negeri Minahasa

  • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
  • visibility 16
  • 0Komentar

Pada 1854, Residen A.J.F. Jansen memperkenalkan pemilihan kepala negeri di Minahasa. Tahun tersebut disebut dalam Adatrechtbundel IX: Celebes yang terbit pada 1914 dan dalam Bestuursvormen en bestuursstelsels in de Minahassa karya Marten Brouwer, terbitan 1936. Menurut Adatrechtbundel IX, sejak sistem itu diperkenalkan, pengangkatan kepala negeri oleh kepala pemerintahan wilayah pada umumnya merupakan pengesahan atas pilihan […]

Sidang Dewan Politik di Kasteel Oranje, Ternate, 21 Desember 1770. (ilustrasi)

Sarang Walet, Kain Biru, dan Perebutan Lembeh pada 1770

  • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
  • visibility 17
  • 0Komentar

Pada 21 Desember 1770, Dewan Politik di Kasteel Oranje Ternate, memutuskan siapa yang berhak atas sarang walet di Pulau Lembeh. Hak itu jatuh kepada Hukum Kema, Xaverius Dotulong, dan orang Manado dilarang mengambil di sana.[1] Menurut pemerintah Ternate sendiri, sebelumnya hampir tak pernah ada sengketa. Sarang walet Lembeh dianggap barang remeh. Para hukum Kema menyerahkannya […]

Penyambutan Gubernur Robertus Padtbrugge di pantai Manado pada Hari Natal 1678.(ilustrasi)

Natal 1678 di Manado: Enam Belas Hari Sebelum Kontrak Pertama VOC

  • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
  • visibility 24
  • 0Komentar

Kedatangan Gubernur Padtbrugge, enam belas hari sebelum kontrak 10 Januari 1679 Pada hari Natal 1678, seorang gubernur Belanda mendarat di pantai Manado. Dua pendeta Protestan dan sejumlah pater Yesuit menyambut kedatangannya. Pemandangan itu menyimpan ironi sejarah bahwa setahun sebelumnya, kedua kelompok rohaniwan tersebut berada di pihak yang berlawanan dalam konflik yang melibatkan Kompeni VOC dan […]

Artikel Rekomendasi

Gambar Johann Gottlieb Schwarz saat usia 29 tahun (https://hetutrechtsarchief.nl)

Pergulatan Spiritual di Minahasa: Kisah J.G. Schwarz dan Dunia Walian

  • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
  • visibility 192
  • 0Komentar

Langowan pada awal abad ke-19 bukan sekadar wilayah administratif di Minahasa. Ia adalah ruang kosmologis yang hidup tempat di mana tatanan adat, spiritualitas leluhur, dan otoritas para Walian membentuk denyut kehidupan masyarakat. Di tengah lanskap inilah Johann Gottlieb Schwarz hadir, membawa misi yang kelak mengubah arah sejarah kawasan tersebut. Schwarz merupakan salah satu tokoh sentral […]

PLTA Tonsea Lama yang masih beroperasi hingga kini (C.J Taillie, 1948)

Tonsea Lama: Jejak Peradaban Tua dan Akar Kultural di Ujung Utara Minahasa

  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 87
  • 0Komentar

Di bagian utara jazirah Minahasa, terbentang sebuah kawasan tua yang sejak berabad-abad silam dikenal sebagai tanah orang Tonsea. Dalam arsip kolonial Belanda, nama ini muncul dalam berbagai bentuk penulisan seperti Tonsea, Tonsia, Tonseasche Districten, hingga Tonsea-Raya. Wilayah ini bukan sekadar kawasan administratif kolonial, melainkan salah satu pusat perkembangan awal peradaban Minahasa yang memiliki struktur sosial, […]

Walian Minahasa (COLLECTIE TROPENMUSEUM Portret van een walian Noord-Celebes - before 1913)

Di Balik Tindung: Jejak Spiritual Perempuan Minahasa yang Terlupakan

  • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
  • visibility 137
  • 0Komentar

Sejarah tidak selalu hadir dalam bentuk bangunan megah atau prasasti batu. Di Minahasa, ia justru tersimpan dalam sesuatu yang dikenakan di kepala, dalam diam sebuah penutup yang disebut tindung. Dalam tatanan spiritual Minahasa pra-Kristen, dunia manusia tidak berdiri sendiri. Ia terhubung dengan dunia roh, dengan leluhur, dan dengan Empung. Di antara keduanya berdiri seorang perantara: […]

António Galvão's (Tratado - 1731)

António Galvão: Kapten Ternate, Bukan Gubernur Ternate

  • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
  • visibility 103
  • 0Komentar

Ada satu kekeliruan kecil dalam penyebutan jabatan António Galvão yang ternyata membawa konsekuensi besar bagi cara kita memahami pemerintahan Portugis di Maluku. Galvão sering disebut sebagai “Gubernur Ternate”. Untuk konteks Portugis pada 1530-an, sebutan itu sebaiknya dihindari. Jabatan yang dijalankan Galvão adalah capitão de Maluco, kapten Maluku, atau dalam konteks Ternate, kapten Portugis yang memimpin […]

E. J. S. Lumanauw: Dari Hukum Besar menjadi Majoor Distrik Toulour

E. J. S. Lumanauw: Dari Hukum Besar menjadi Majoor Distrik Toulour

  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • visibility 61
  • 0Komentar

E. J. S. Lumanauw dalam artikel F. S. Watuseke mengenai istilah hukum dan jabatan pemerintahan di Minahasa. Keterangan pada sebuah foto menyebutkan bahwa Lumanauw menjabat sebagai Hukum Besar Distrik Toulour selama 1928–1929. Ia kemudian menggunakan gelar Majoor dan tetap memimpin Distrik Toulour dari 1929 sampai 1942. Tempat kedudukannya berada di Tondano. Distrik Toulour yang dipimpin […]

expand_less