Pilihan Pembaca
light_mode
Topik Menarik
Beranda » Kebijakan Penggunaan Artificial Intelligence (AI)

Kebijakan Penggunaan Artificial Intelligence (AI)

Malesung.com – Majalah Digital Sejarah dan Kebudayaan Minahasa

Pendahuluan

Malesung.com memahami bahwa perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang baru dalam penelitian, pengolahan informasi, dokumentasi, dan publikasi sejarah.

Teknologi AI dapat membantu proses transkripsi dokumen, penerjemahan bahasa, pengenalan tulisan tangan, pengolahan data, penyusunan kronologi, serta penyuntingan naskah.

Namun, AI bukan sumber sejarah yang berdiri sendiri. Teknologi ini dapat menghasilkan informasi yang keliru, mengarang referensi, salah membaca dokumen, dan menyajikan interpretasi yang tidak memiliki dasar historis.

Oleh karena itu, Malesung.com menerapkan kebijakan penggunaan AI secara bertanggung jawab, transparan, dan tetap berada di bawah pengawasan manusia.

1. Prinsip Dasar

Penggunaan AI di Malesung.com berpedoman pada prinsip:

  1. AI merupakan alat bantu, bukan pengganti peneliti, penulis, atau editor.
  2. Seluruh fakta sejarah harus dapat diperiksa melalui sumber yang relevan.
  3. AI tidak boleh dijadikan satu-satunya dasar untuk menetapkan kebenaran suatu peristiwa sejarah.
  4. Penulis dan editor bertanggung jawab atas seluruh isi artikel yang diterbitkan.
  5. Penggunaan AI yang berpengaruh terhadap substansi publikasi harus diungkapkan secara transparan.

2. Penggunaan AI yang Diperbolehkan

AI dapat digunakan untuk membantu:

A. Pengolahan Dokumen

  • Membantu membaca dan mentranskripsikan manuskrip.
  • Mengenali karakter tulisan melalui teknologi OCR atau HTR.
  • Membantu menerjemahkan bahasa Belanda, Portugis, Inggris, dan bahasa lainnya.
  • Membantu menyusun indeks nama, tempat, dan tanggal.
  • Mengelompokkan informasi dari dokumen yang telah diperiksa.

B. Penelitian dan Analisis

  • Membantu menyusun kronologi awal.
  • Mengidentifikasi istilah atau nama yang perlu diteliti lebih lanjut.
  • Membantu membandingkan informasi dari sejumlah sumber.
  • Menyusun pertanyaan penelitian.
  • Membantu mengorganisasi data historis.

C. Penulisan dan Penyuntingan

  • Membantu memperbaiki tata bahasa.
  • Menyusun struktur artikel.
  • Membantu meringkas dokumen.
  • Menyesuaikan gaya bahasa agar mudah dipahami pembaca.
  • Membantu menerjemahkan kutipan dengan tetap mempertahankan teks aslinya.

D. Ilustrasi dan Visualisasi

AI dapat digunakan untuk menghasilkan ilustrasi rekonstruksi peristiwa sejarah, tokoh, pakaian, bangunan, kapal, atau lingkungan masa lalu.

Namun, gambar yang dihasilkan AI tidak boleh dipresentasikan sebagai foto dokumentasi autentik.

Ilustrasi harus diberi keterangan yang sesuai, misalnya:

“Ilustrasi rekonstruksi berbantuan AI. Bukan dokumentasi visual asli dari peristiwa sejarah.”

3. Penggunaan AI yang Tidak Diperbolehkan

Malesung.com melarang:

  1. Menggunakan AI untuk menciptakan sumber sejarah yang tidak pernah ada.
  2. Mengarang nomor inventaris arsip, judul dokumen, halaman buku, atau referensi akademis.
  3. Mengutip pernyataan tokoh sejarah yang tidak ditemukan dalam sumber autentik.
  4. Menyajikan hasil terjemahan AI sebagai transkripsi asli tanpa pemeriksaan.
  5. Mengubah isi dokumen sejarah agar mendukung kesimpulan tertentu.
  6. Membuat foto atau ilustrasi rekonstruksi yang diklaim sebagai dokumentasi asli.
  7. Menggunakan AI untuk menghasilkan artikel yang tidak melalui pemeriksaan editorial manusia.

4. Verifikasi Hasil AI

Setiap informasi yang diperoleh dengan bantuan AI dan digunakan sebagai dasar artikel harus diperiksa kembali.

Pemeriksaan dilakukan melalui:

  • Dokumen primer.
  • Buku dan penelitian akademis.
  • Arsip resmi.
  • Surat kabar sezaman.
  • Sumber sejarah yang dapat diidentifikasi.
  • Perbandingan dengan dokumen lain yang relevan.

Transkripsi hasil OCR atau HTR harus dibandingkan dengan citra dokumen asli, terutama untuk nama orang, angka, tanggal, istilah lokal, dan kata-kata yang memengaruhi makna dokumen.

5. Transparansi Penggunaan AI

Malesung.com akan memberikan keterangan apabila penggunaan AI berperan secara substansial dalam proses produksi artikel.

Contoh keterangan:

“Artikel ini disusun melalui penelitian dokumen sejarah dengan bantuan teknologi AI untuk transkripsi, penerjemahan, dan penyuntingan. Seluruh kutipan, data, serta interpretasi diperiksa kembali oleh redaksi. Tanggung jawab atas isi artikel berada pada penulis dan redaksi Malesung.com.”

Untuk ilustrasi:

“Ilustrasi dibuat menggunakan teknologi AI berdasarkan rekonstruksi visual yang mengacu pada sumber sejarah. Gambar ini bukan dokumentasi autentik.”

Penggunaan AI hanya untuk pemeriksaan ejaan atau pemformatan sederhana tidak harus selalu diumumkan secara individual.

6. Tanggung Jawab Penulis dan Editor

Penulis bertanggung jawab memastikan bahwa informasi yang diterbitkan benar-benar memiliki dasar sumber.

Editor bertanggung jawab melakukan pemeriksaan terhadap:

  • Akurasi fakta.
  • Kesesuaian kutipan.
  • Keberadaan referensi.
  • Konsistensi kronologi.
  • Kewajaran interpretasi.
  • Transparansi penggunaan AI.

AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis atau penanggung jawab artikel.

7. Komitmen Redaksi

Malesung.com memandang teknologi AI sebagai instrumen pendukung pengembangan pengetahuan, bukan sebagai pengganti penelitian sejarah.

Kami percaya bahwa teknologi dapat mempercepat pekerjaan, tetapi kebenaran sejarah tetap memerlukan ketelitian, pembacaan sumber, penalaran kritis, dan tanggung jawab manusia.

expand_less