Pilihan
light_mode
Trending Tags
Beranda » Artikel Sejarah » Pantai Triple M, Surga Tersembunyi di Kolongan Kombi Minahasa

Pantai Triple M, Surga Tersembunyi di Kolongan Kombi Minahasa

  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 237
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menikmati Pesona Pantai Triple M di Desa Kolongan Kombi

Halo, sobat traveler! Pernah dengar tentang Pantai Triple M di Minahasa? Kalau belum, siap-siap jatuh cinta! Pantai ini terletak di Desa Kolongan, Kecamatan Kombi, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Tempat ini cocok banget buat kamu yang ingin menikmati pantai cantik, tapi jauh dari keramaian.

Apa yang Bikin Pantai Triple M Istimewa?

Pantai Triple M punya karakter yang beda dari pantai-pantai mainstream lainnya. Bayangkan pasir putih yang lembut, air laut yang super jernih, dan pemandangan laut biru yang memanjakan mata. Belum lagi pepohonan rindang di sekitar pantai yang bikin suasananya adem banget. Pokoknya, pantai ini cocok buat healing, piknik santai, bahkan camping bareng teman-teman.

Akses dan Lokasi

Pantai ini terletak sekitar 2 jam dari pusat Kota Manado. Rute terbaik adalah lewat jalan ke arah Kombi, lalu masuk ke Desa Kolongan. Jangan khawatir, akses jalannya sudah cukup bagus dan bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Tapi tetap hati-hati ya, karena beberapa jalan menurun menuju pantai cukup curam.

Aktivitas Seru yang Bisa Dilakukan

Di Pantai Triple M, kamu nggak akan kehabisan ide buat seru-seruan. Beberapa aktivitas yang bisa kamu nikmati antara lain:

  • Snorkeling ringan: Airnya yang jernih bikin kamu bisa melihat dasar laut dengan jelas!
  • Piknik keluarga: Banyak spot teduh untuk gelar tikar dan nikmati bekal.
  • Camping: Bawa tenda dan rasakan sensasi bermalam di pinggir pantai.
  • Foto-foto estetik: Setiap sudut pantai ini instagramable banget!

Fasilitas dan Tiket Masuk

Karena pantai ini masih tergolong alami dan belum terlalu ramai, fasilitasnya masih sederhana. Tapi jangan khawatir, tersedia beberapa gazebo, toilet, dan tempat parkir. Untuk tiket masuk, kamu hanya dikenakan biaya sukarela atau retribusi lokal dari pengelola setempat.

Tips Berkunjung ke Pantai Triple M

  • Datang saat pagi atau sore hari untuk cuaca yang tidak terlalu terik.
  • Bawa bekal makanan sendiri karena belum banyak warung.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman, apalagi kalau kamu mau jalan-jalan ke tepi pantai berbatu.
  • Jangan buang sampah sembarangan, ya! Mari kita jaga keindahan alam ini bersama.

Penutup: Yuk, Jelajahi Keindahan Pantai Triple M!

Pantai Triple M di Kolongan Kombi adalah salah satu destinasi yang wajib kamu masukkan ke dalam bucket list liburanmu di Sulawesi Utara. Keindahan alamnya yang masih alami, suasana yang tenang, dan keramahan warga lokal akan membuat kamu betah berlama-lama di sini. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo rencanakan liburanmu ke Pantai Triple M sekarang juga!

 

 

Kalau kamu butuh versi HTML atau langsung dalam format siap upload ke WordPress (dengan plugin SEO seperti RankMath atau Yoast), silakan beri tahu ya!

  • Penulis: Ando

Rekomendasi

  • Gereja di tengah sawah. Di latar belakang terlihat Danau Tondano dan M. Oostwoud Wijdenes (repro foto Tropisch Nederland 1935)

    Tourikeran dan Toulawanan: Asal-Usul Orang Tondano Sebelum Era Kolonial

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Di tepian Danau Tondano yang tenang hari ini, tersimpan jejak panjang sebuah peradaban air yang pernah menjadi pusat kehidupan masyarakat Minahasa bagian timur. Sebelum jalan-jalan kolonial dibuka, sebelum pemerintah Hindia Belanda membentuk distrik dan birokrasi modern, masyarakat Tondano telah hidup dalam tatanan sosial yang mapan, egaliter, dan sangat bergantung pada danau sebagai sumber kehidupan. Sejarah […]

  • Ilustrasi

    Cahaya dari Timur: Jejak Panjang Kekristenan di Tanah Minahasa

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Di ujung utara Pulau Sulawesi, Minahasa termasuk wilayah dengan proporsi penduduk Protestan tertinggi di Indonesia. Gereja bukan hanya pusat kehidupan rohani, melainkan juga bagian dari identitas sosial daerah ini. Namun identitas itu tidak terbentuk dalam satu garis lurus. Yang tercatat dalam arsip justru berupa rangkaian permulaan yang berulang kali terputus, lalu dimulai lagi dari hampir […]

  • Artikel oleh Dr. J.G.F. Riedel tentang Watu Rerumeran ne Empung di Minahasa (1896)

    Artikel oleh Dr. J.G.F. Riedel tentang Watu Rerumeran ne Empung di Minahasa (1896)

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Dalam artikel yang diterbitkan dalam *Tijdschrift voor Indische Taal-, Land- en Volkenkunde* (Jilid 40, tahun 1897), Dr. J.G.F. Riedel mengungkapkan tentang Watu Rerumeran ne Empung, atau Lempeng Batu Empung, sebuah situs purbakala yang sangat penting di Minahasa. Batu ini terletak di daerah dekat Kanonang, di kabupaten Toumpaso, dan dianggap sebagai tempat suci oleh masyarakat Minahasa […]

  • Bennie Walangitang: Serdadu Minahasa yang Gugur di Perang Vietnam

    Bennie Walangitang: Serdadu Minahasa yang Gugur di Perang Vietnam

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bennie Walangitang, yang memiliki nama lengkap Benjamin Thomas Walangitang, adalah seorang pria keturunan Minahasa yang mencatatkan kisah hidupnya sebagai prajurit di dua perang besar. Ia lahir pada 10 November 1934 di Banjarmasin, hanya berselisih satu hari dari ulang tahun ayahnya, Benjamin Thomas Walangitang Sr., seorang mantan perwira tinggi di Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL). Dari […]

  • Jiko Boltim

    Pantai Jiko Boltim, Surga Tersembunyi di Ujung Timur Sulut

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Menyapa Surga Tersembunyi di Boltim: Pantai Jiko Halo, Sobat Traveler! 👋 Lagi cari pantai yang belum terlalu ramai tapi punya pesona luar biasa? Yuk, kenalan sama Pantai Jiko, salah satu destinasi wisata alam yang tersembunyi di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara. Lokasinya memang agak jauh dari keramaian, tapi justru itu yang bikin suasana […]

  • Nawo Oki / Ratu Oki (ilustrasi)

    Ratu Oki dan Poigar: Ketika Mas Kawin Menjadi Batas Negeri

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sejarah Sulawesi Utara pada abad ke-17 tidak hanya ditulis melalui peperangan. Di antara benturan pasukan, perebutan wilayah, dan masuknya kekuatan Eropa, terdapat pula cara lain untuk menghentikan konflik: perkawinan. Salah satu kisah paling menarik adalah perkawinan antara Loloda Mokoagow, penguasa Bolaang Mongondow, dan Oki, pemimpin perempuan Tounsawang yang dalam tradisi kemudian dikenal sebagai Ratu Oki. […]

expand_less