Sejarah Berdirinya Desa Sea Kecamatan Pineleng

 

 

 

Desa Sea adalah salah satu wilayah Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa mulanya adalah sebuah wilayah perkebunan kelapa dan kopi di massa VOC zaman penjajahan Belanda. Para pekerjanya di datangkan dari Minahasa dan Gorontalo.

Para pekerja ini sambil bekerja mereka mencari tempat persinggahan/tinggal sementara disekitar perkebunan. Kemudian mereka tinggal menetap disana sehingga oleh pemerintah hindia belanda pada waktu itu menetapkan wilayah tersebut sebagai wilayah dusun 7 (tujuh) dari Desa Malalayang.

Oleh karena pertambahan penduduk yang sangat pesat akibat bertambahnya pekerja perkebunan dan adanya perkawinan diantara mereka dan kondisi ekonomi, sosial, budaya, suku dan agama yang berbeda-beda maka pada Tahun 1915 wilayah dusun 7 (tujuh) dari Desa Malalayang ini ditetapkan sebagai sebuah desa yang terdiri dari 4 (empat) dusun.

Hukum Tua dari desa ini adalah Gerrit Suawa. Desa ini oleh pemerintah kemudian dinamakan Desa Sea. Secara Etimologi kata ³VHD¥ EHUDVDO GDUL NDWD 7RPEXOX VDODK VDWX bahasa pribumi di Minahasa yang berarti tempat persinggahan (bahasa Manado=tampa singga).

Penduduk desa ini terdiri dari berbagai suku etnis yang ada di Indonesia antara lain: Minahasa, Gorontalo, Sangir Talaud, Makasar/Bugis, Jawa, Madura, Batak, Ternate, Dayak, Bali, Papua dan Tiongkok. Mereka menganut golongan agama Kristen Protestan, Islam, Kristen Katolik, dan Hindu. Dengan mata pencaharian sebagai petani, pedagang (tibo-tibo), tukang, karyawan swasta, sopir, Pegawai Negeri Sipil, TNI/POLRI, pensiunan, dan lain sebagainya.

Pada Tahun 1984 wilayah Desa Sea dibagi menjadi 7 (tujuh) jaga oleh karena adanya perluasan areal pemukiman akibat adanya pembebasan tanah-tanah eks HGU. Kemudian pada Tahun 2000 wilayah desa sea menjadi 14 (empat belas) jaga. Ini terjadi karena masuknya para pengembang di bidang perumahan, sehingga pada tahun 2001 terjadi pemekaran desa.

Desa Sea dimekarkan menjadi 3 (tiga) desa yaitu Desa Sea, Desa Sea I, Desa Sea II. Dan kini Desa Sea terdiri dari 7 jaga / dusun.

Sumber: media.neliti.com

Tinggalkan Balasan